SURAT UNTUK YANG TERCINTA

Posted: 06/02/2010 in Jurnal

Assalamualaikum Wr. Wb

“Cinta”…adakah kau sadari apa makna cinta…? yang selama ini terus terkubur jauh didalam hati sanubari manusia. Yang tempatnya sering kali tergantikan oleh tuhan baru yang bernama nafsu. Adakah kau sadari…?

“Cinta”…di dunia ini banyak sekali manusia yang meneriakkan cinta, serta melakukan segala tindakan yang mengatasnamakan cinta atau mengklaim bahwa segala tindakan tersebut dilakukan atas dasar cinta. Namun, adakah yang bertanya? apakah semua itu memang benar-benar atas dasar cinta?

“Cinta”… jika kutanyakan apa arti cinta… apakah yang akan kau katakan…? Mungkin kau akan mengatakan bahwa cinta adalah karunia yang Allah berikan pada tiap insan agar mereka dapat saling mengasihi, sehingga dapat menciptakan suasana hidup yang harmonis, damai, tentram dan penuh oleh kasih sayang.

Tapi “Cinta”… apakah kita sudah benar-benar memahami cinta ? apa jawabmu “Cinta”…? Sementara saat ini banyak sekali manusia yang mengatasnamakan cinta justru untuk melakukan hal-hal yang dapat menodai cinta, atau bahkan sama sekali tanpa rasa cinta.

“Cinta”… aku ingin menanyakan beberapa hal padamu. Beberapa hal yang harus kita renungi bersama. Cobalah lihat kesekelilingmu “Cinta”…! Cobalah kau resapi setiap tatapan mata…! Adakah cinta disana? jawablah “Cinta”, apa yang kau lihat disana?

“Cinta”… jika sudah kau jawab pertanyaanku, kini tanyakanlah pada dirimu! Tentang keadaan masyarakat dan lingkungan kita, atau bahkan bangsa kita. Yang seringkali mengatasnamakan cinta untuk hal-hal yang sama sekali tidak mencerminkan cinta. Maka tanyakanlah pada dirimu! Cinta manakah yang telah merenggut kehormatan begitu banyak wanita? Cinta manakah yang mampu memutuskan hubungan kasih antara orangtua dan anaknya? Cinta manakah yang bertanggung jawab atas terbuangnya bayi-bayi tak berdosa di tong-tong sampah? Cinta manakah yang bertanggung jawab atas begitu banyak kematian yang terjadi pada janin-janin, bahkan sebelum mereka merasakan kehidupan? Cinta yang manakah yang tega mencoreng kehormatan begitu banyak keluarga? Cinta yang manakah yang membuat seorang ayah tega menodai putrinya, paman menodai keponakannya? Cinta yang manakah yang membuat seorang ibu tega menggadaikan anak gadisnya? Cinta yang manakah yang telah memereteli kehormatan wanita dan menjadikan mereka sebagai barang pengumbar nafsu manusia-manusia nista? Cinta yang manakah yang bertanggung jawab atas banyaknya insan yang putus asa dan bunuh diri? Cinta yang manakah yang membuat kekasih tega membunuh kekasihnya? Cinta yang manakah yang menyebabkan begitu banyak anak kecil yang mengemis, memohon belas kasih, tanpa tempat berteduh, tanpa naungan kasih sayang, seakan-akan mereka hanyalah seonggok sampah yang terbuang begitu saja? Cinta yang mana? Cinta yang manakah “Cinta”…?

“Cinta”… katakanlah padaku, cinta yang manakah yang bertanggung jawab atas semua hal tersebut? Adakah kau tahu?

“Cinta”…masih adakah cinta disana? Itukah yang dinamakan cinta? Jawablah “Cinta”! kau pasti tahu jawabannya.

“Cinta”…kenapa semua itu bisa terjadi? Apakah sudah tidak ada lagi yang memiliki cinta? Ketika kita semua hanya terdiam melihat semua hal tersebut, masihkah kita memiliki cinta? Ataukah kita hanya tidak memahami cinta? Lalu dimanakah cinta.

“Cinta”…mungkin akan ada begitu banyak tanggapan akan hal tersebut, dan setiap tanggapan tergantung dari sudut pandang yang memberi pendapat. Tapi kukatakan padamu “Cinta”, tentang apa arti cinta yang sesungguhnya. Mungkin tak sepenuhnya benar, karena pendapat manusia tidak pernah sempurna. Tapi, Insya Allah hal tersebut akan sangat berguna bagi kita untuk membuka cakrawala baru kehidupan dan lebih membuka hati-hati kita yang selama ini mungkin tertutup. Satu hal yang pasti, cinta yang sejati ada pada Allah SWT, dan dari cinta-Nya kita dapat memahami arti cinta yang hakiki.

“Cinta”…kukatakan padamu. Cinta adalah segala yang ada disekitar kita. Cinta ada dalam setiap hembusan nafas kita. Cinta ada disetiap pandangan dan kedipan mata kita. Cinta ada disetiap debaran jantung kita. Cinta ada disetiap gerak dan langkah kita. Dan cinta selalu ada disetiap waktu yang kita jalani dan seringkali kita abaikan. Tapi “Cinta”, ketahuilah bahwa cinta itu tetap ada dan akan selalu ada.

“Cinta”…itu semua adalah bukti cinta yang diberikan Allah pada kita semua. Disadari atau tidak, cinta tersebutlah yang seringkali kita abaikan. Sehingga terkadang kita terbawa pada pemahaman yang salah tentang cinta. Sudahkah kau menyadarinya “Cinta”? Ataukah kau masih bingung dengan semua ini? “Cinta”…kutanyakan padamu. Jika Allah tidak mencintai kita, masihkah kita dapat bernafas hingga saat ini? Jika Allah tidak mencintai kita, masihkah kita dapat memandang saat ini? Bahkan manusia yang tidak dapat memandangpun sesungguhnya telah mendapatkan cinta yang lebih khusus dari Allah. Jika Allah tidak mencintai kita, akan jadi apakah kita saat ini? Masihkah kita dapat hidup seperti saat ini? Ah… “Cinta”, semua itu terlalu indah. Bahkan terlalu indah sehingga tidak dapat kungkapkan dengan kata-kata.

“Cinta”…jika kau sudah mengerti arti cinta, mungkin kau akan tertawa, atau bahkan menangis ketika kau melihat cara pandang kebanyakan manusia tentang cinta. Terkadang kita memperlakukan cinta seperti sebuah barang yang dapat diberikan, lalu diterima atau ditolak. Tapi sadarilah “Cinta”, cinta sejati bukanlah hal yang dapat tertolak. Terlalu naïf bagi kita jika kita mengatakan bahwa cinta dapat ditolak. Bukankah cinta itu memiliki begitu banyak jalan. Ia dapat hadir dalam doa, ia dapat hadir dalam nasihat, perhatian, dan pertolongan. Lalu siapakah yang dapat menolak semua hal tersebut? Sementara semua itu akan terus mengalir begitu saja walaupun hanya dalam hati.

“Cinta”…kita juga seringkali mengatakan bahwa “cintaku hanya untuk si fulan”. Namun “Cinta”, sadarilah cinta itu terlalu indah untuk diberikan hanya kepada satu orang. Cinta itu begitu luas, diakui atau tidak sesungguhnya kita tak akan pernah mampu untuk mencintai satu hal saja. Karena cinta itu bisa hadir dimana saja.

“Cinta”…cobalah kau pikirkan. Jika cinta dapat tertolak, pasti semua manusia akan beriman dan tak akan pernah ada yang mendustai Allah lantaran setiap yang mendustai-Nya pasti akan segera hancur binasa karena menolak semua cinta Allah. Tapi tidak “Cinta”, karena Allah begitu demokratis, Ia membebaskan kepada tiap makhluknya untuk memilih jalan mereka masing-masing. Toh cinta-Nya tidak pernah Ia cabut dari mereka. Cinta-Nya tetap mengalir tanpa pilih kasih. Karena itu “Cinta”, alangkah indahnya jika kita semua dapat memahami cinta Allah yang sejati.

“Cinta”…jika cinta dapat tertolak, pasti dunia ini akan hancur lebur karena akan banyak manusia yang akan menolak cinta sehingga tidak ada lagi cinta. Lalu apakah kita semua mampu bertahan hidup dalam kebencian yang telah menggantikan cinta? Mampukah kita terus hidup dalam perang yang berkepanjangan lantaran tak ada lagi cinta dihati? Mampukah kita “Cinta”?

“Cinta”…marilah kita bersama mencoba untuk memahami cinta yang hakiki. Marilah bersama kita bangun kesadaran akan cinta sehingga terjalinlah kasih sayang yang sejati dalam jalinan persaudaraan yang mulia dibawah naungan cinta Allah, yaitu Islam.

“Cinta”…contohlah Rasulullah tercinta. Betapa cintanya begitu mulia, betapa beliau tak pernah pilih kasih dalam mencintai. Dan belajarlah dari cinta Allah yang begitu mulia. Semoga kita termasuk manusia-manusia yang terhimpun dalam lindungan cinta dan kasih-Nya.

“Cinta”…hanya inilah yang dapat kusampaikan padamu, mungkin terlalu sederhana dan banyak kekurangan. Tetapi semoga dapat berguna bagi kita semua. Wassalamualaikum Wr Wb

“Cinta adalah rasa bahagia karena mampu memberi arti, tanpa mengharap imbalan apapun kecuali kebahagiaan karena mampu membahagiakan orang lain. Karena jika mengharap imbalan maka itu adalah jual beli. Sedangkan cinta sejati lahir dari hati yang tulus, walaupun harus menderita demi kebahagiaan orang lain itulah cinta yang hakiki.”*

Zulfikri Ali Ma’sum

__________________________________________________________________________________________________________

*) KH. Toto Tasmara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s